Oleh: galuh | 11 November 2009

Ketoprak Mataram, HAMENGKUBUWANA I

HB1Bumi Sukawati yang di berikan oleh Susuhunan Pakubuwana II kepada Pangeran Mangkubumi sebanyak 2000 karya dianggap oleh sebagian para pangeran dan tumengung  terlalu luas yang apabila dibiarkan akan menimbulkan rasa iri yang pada gilirannnya bisa menjatuhkan wibawa Susuhunan Pakubuwana II.  Hal ini dikemukakan oleh Patih Pringgalaya ketika pasowanan agung Kasunanan Surakarta.

pangeran mangkubumiSayangnya, Pakubuwana II termakan oleh hasutan Patih Pringalaya tersebut dan memutuskan untuk mengurangi Tanah Hak milik Mangkubumi sebanyak 1000 karya dan sekaligus diberikan kepada patih Pringgalaya.

Pada saat yang sama datang Residen Hongdorf atas nama Gubernur Hindia Belanda di Batavia untuk membicarakan balas jasa yang harus diberikan oleh Susuhunan Pakubuwana II kepada Kompeni ketika membantu Geger Pacinan beberapa saat sebelumnya.  Adapun syarat yang dimajukan oleh Hongedorf antara lain:

  1. Pekalongan sampai Jepara harus disewakan kepada Kompeni
  2. Susuhunan Pakubuwana II mengijinkan Bengawan Solo digunakan oleh Belanda untuk memasukkan kapal dagang mereka.
  3. Penggantian tahta Kasunanan harus mendapat persetujuan Gubernur JenLambang_Pakubuwanaderal Belanda.
  4. Untuk menjaga keselamatan Pakubuwana II, Kumpeni bermaksud membangun beteng pertahanan di sekitar keraton Kasunanan.

Sekali lagi, Pakubuwana II termakan hasutan Patih Pringgalaya dan menandatangani perjanjian yang dibuat oleh Hongedorf tersebut.  Kemudian hari ternyata kesalahan ini berdampak pada sejarah panjang Kasunanan Surakarta Hadiningrat.  Tentu saja Mangkubumi menolak keputusan yang dibuat secara sepihak oleh Susuhunan Pakubuwana II dan akan mempertahankan Bumi Sukawati, bukan saja dari Pakubuwana II tetapi juga dari Kumpeni Belanda.

LambangHBKetika mangkubumi secara terang-terangan bermaksud meninggalkan keraton, Susuhunan Pakubuwana II justru memberikan restu dan menyerahkan 2 buah tombak untuk dipilih oleh Mangkubumi sebagai senjata dalam melawan Belanda.  Mangkubumi memilih tombak ditangan kiri Pakubuwana II yang ternyata itulah Tombak Kyai Plered.  Seperti kita ketahui, siapapun yang mampu menerima Kyai Plered, dialah yang mampu menerima “wahyu ratu”

Kisah panjang ini terangkai dengan sangat indah dan runtut oleh Keluarga Ketoprak Mataram Kodam VII Diponegoro pimpinan Bagong Kussudiharjo dengan dukungan pemain yang tak diragukan lagi kemampuan dan penjiwaannnya:

  1. Sunan Pakubuwana II :    Marjiyo
  2. Patih Pringgalaya:    Mujiman AP
  3. Tumenggung Martakusuma :    Darmaji
  4. Tumenggung Sindunegara :    Sukiryanto
  5. Tumenggung Martalegawa  :    Ngadena
  6. Kunthing :    Miyanto
  7. Pangeran Mangkubumi:    Widayat
  8. Mas Ayu Tejawati   :    A. Poniyah
  9. Rara Ayu Asmarawati  :    Marsidah, BSc
  10. Kyai Dipasanta :    IG Wahana
  11. Tumenggung Jaya Kartika Dhelo :    Pujaleksana
  12. Suwandi Suryanegara :    Anjarwani
  13. Ki Jadrana  :    Cokrodiharjo
  14. Mertakusuma :    Lamido
  15. Rangga Wirasentika :    Kasimin
  16. Emban :    Siti Hasiyah
  17. Nyi Paridan Martapura  :    Sumilah
  18. Paridan Martapura :    Mugiharjo
  19. Residen Hongedorf:    Rukiman Nuryapangarsa

Download MP3 Ketoprak Mataram Sapta Mandala Kodam VII Diponegoro

  1. Hamengkubuwana I_01_1
  2. Hamengkubuwana I_01_2
  3. Hamengkubuwana I_01_3
  4. Hamengkubuwana I_02_1
  5. Hamengkubuwana I_02_2
  6. Hamengkubuwana I_02_3
  7. Hamengkubuwana I_03_1
  8. Hamengkubuwana I_03_2
  9. Hamengkubuwana I_03_3
  10. Hamengkubuwana I_04_1
  11. Hamengkubuwana I_04_2
  12. Hamengkubuwana I_04_3
Oleh: galuh | 6 November 2009

Ki H Anom Suroto, Wahyu Tohjali

batara-guruBeberapa hari terakhir, perhatian publik tersita pada kasus “rebut benar” antara KPK dengan Polisi dan Kejaksaan.  Masing-masing mengusung bukti dan argumentasi yang kesemuanya tampak benar, tampak realistis dan anehnya tampak masuk akal. Mata saya yang awam, fikiran saya yang bebal serta nalar saya yang pendek benar-benar dibuat bingung yang bermuara pada ketidak mampuan saya untuk menganalisis kebenaran.  Akibatnya, saya mulai ragu dengan sesuatu yang bernama “kebenaran”, kendati saya sangat yakin bahwa kebenaran itu ada, kebenaran itu nyata dan sungguh suatu keniscayaan.  Tetapi sekali lagi, berhadapan dengan para akademisi, politisi dan praktisi yang memiliki kemampuan dan daya linuwih untuk “membuat kebenaran”, menjadikan kebenaran menjadi samar-samar dan sulit saya mengerti maknanya.

DewasraniBy The Way, Jauh sebelum Arjuna dilahirkan, para dewa sudah nggadhang-nggadhang pada saatnya nanti akan mendapatkan Wahyu Tohjali. Secara harfiah Tohjali berasal dari kata “toh” dan “jali”. Toh berarti pertaruhan atau jaminan, sedangkan jali merupakan akar kata dari “jalu” yang artinya anak.  Sehingga Tohjali dapat diartikan sebagai “jaminan untuk anak”.  Wahyu Tohjali adalah wahyu untuk menjamin kehidupan anak yanng diharapkan bisa menjadi generasi yang Qura’ta’ayuun.  Bahkan ketika Bethari Durga menghadap Bethara Guru, untuk meminta Wahyu Tohjali bagi Dewa Srani, anak lelakinya (yang konon merupakan akan hasil affairnya dengan Bethara Guru).  Bahkan demi mendapatkan Wahyu Tohjali, Bethari Durga sempat “ngundhamana” benthara Guru sebagai ayah yang tidak bertanggung jawab.

Batari DurgaKarena bujukan Bethari Durga, Bethara Guru berjanji untuk memberikan Wahyu Tohjali kepada Dewa Srani.  Hal ini tentu saja membuat para dewa, terutama bethara Narada  terhenyak mengingat sejak awal dan sesuai dengan suratan, Wahyu Tohjali diperuntukkan Bagi Arjuna.  Maka dengan kekuasaannya Bethara Guru mengerahkan semua potensi di Kahyangan Jonggring Saloka untuk memuluskan rencana merekayasa agar Wahyu Tohjali jatuh pada Dewa Srani.  Bethara Brama, Bethara Indra dan Bethara Bayu dilibatkan baik secara langsung ataupun tidak langsung dalam konspirasi tingkat tinggi untuk “mengebiri” dan mencari kesalahan Arjuna.  Tak hanya itu, Bethara Kala dan Bethari Durga pun dilibatkan dalam skenario besar dengan pembagian tugas yang terperinci.

Sebuah pertanyaan muncul, siapa yang sebenarnya yang memiliki kewenangan untuk menyerahkan Wahyu Tohjali?  Secara tegas, Bethara Guru mengatakan bahwa purbawasesa tentang Wahyu Tohjali sepenunya berada di tangan Sang Hyang Wenang.  Itu artinya, Bethara Guru merusaha untuk merekayasa agar secara hukum tindakan bathara guru menyerahkan Wahyu Tohjali kepada Dewa Srani dapat dibenarkan.

Langkah awal dan yang tampak didepan mata adalah melenyapkan Arjuna.  Maka Bathara Guru memerintahkan kepada Dewa Srani untuk membunuh Arjuna yang sedang bertapa di Gungung Harjuna.  Bethari Durga jelas tidak bisa menerima saran ini, karena jika bertempur secara terbuka Arjuna terlalu sakti untuk dikalahkan oleh Dewa Srani.  Akan tetapi ternyata Bethara Guru memberikan bantuan kepada Dewa  Srani baik secara fisik, teknis maupun finansial.  Sayangnya langkah ini tidak bisa dilaksanaan dengan mulus, mengingat Arjuna memiliki dukungan publik yang sangat besar dan trak record Arjuna selama ini dipandang sangat baik.  Arjuna telah memiliki banyak jasa dalam mengungkap dan menyelesaikan berbagai masalah di Kahyangan Jonggring Saloka.

Dan sungguh, pada akhirnya Arjunalah yang mendapatkan Wahyu Tohjali.  Dialah ksatria yang mampu menitiskan Raja Besar kelak dikemudian hari.  Akan tetapi pesan moral manakah yang bisa kita ambil dari Lakon Wahyu Tohjali ini?

Dewa –sekalipun memiliki kekuasaan yang sangat besar- pada hakikatnya hanyalah pemegang amanat dari Sang Hyang Wenang.  Jabatan “dewa” yang disandang Bethara Guru dan para mafiosonya adalah amanat yang harus dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab.  Dia hanyalah pelaksana kedaulatan dan kepercayaan dari Sang Hyang Wenang yang merupakan representasi dari kekuasaan hakiki, rakyat!  Membohongi rakyat dan menyalah gunakan kewenangan karena dirinya dewa, pada hakikatnya telah mengkhianati amanat dari Sang Hyang wenang.

KPK, Polisi, DPR, Jaksa dan lain sebagainya pada dasarnya adalah pemegang amanat dari Sang Hyang Wenang.  Entah siapa yang anda representasikan sebagai KPK, Polisi, Kejaksaan dan DPR itu tidak lagi penting.  Yang lebih penting adalah ada Arjuna yang telah menjadi korban konspirasi besar di Jongging Saloka untuk Wahyu Tohjali.  Tetapi bagaimanapun pada akhirnya kebenaran akan bicara meski tak bermulut.  Kebenaran akan melihat meski tak bermata.  Kebenaran akan mendengar meski tak bertelinga.  Karena kebenaran tetaplah kebenaran.  Ia adalah sebuaah keniscayaan.

Lupakan semua, biarkan mereka berebut benar, karena bukan mereka yang bisa mengatur Wahyu Tohjali, tetapi Wahyu Tohjalilah yang akan melekat pada kastria yang benar-benar berwatak bawa leksana. Maka lebih baik dengarkan saja  Lakon Wayang dalam Format MP3 dengan cerita Wahyu Tohjali oleh dalang KI H Anom Suroto.  Siapa tahu Wahyu Tohjali justru akan turun kepada anda, karena dimata Tuhan kita sama-sama memiliki hak untuk itu.

Download Wayang Kulit MP3 Wahyu Tohjali

  1. Wahyu Tohjali_01
  2. Wahyu Tohjali_02
  3. Wahyu Tohjali_03
  4. Wahyu Tohjali_04
  5. Wahyu Tohjali_05
  6. Wahyu Tohjali_06
  7. Wahyu Tohjali_07
  8. Wahyu Tohjali_08
  9. Wahyu Tohjali_09
  10. Wahyu Tohjali_10
  11. Wahyu Tohjali_11
  12. Wahyu Tohjali_12
  13. Wahyu Tohjali_13
  14. Wahyu Tohjali_14
  15. Wahyu Tohjali_15
  16. Wahyu Tohjali_16 (tamat)
Oleh: galuh | 3 November 2009

Ki Narto Sabdho, Banjaran Arjuna 2

  • Wayang Kulit : Sumbangan Mas Suhandoko (Denpasar)
  • Lakon               : Banjaran Arjuna 2
  • Dalang              : Ki Narto Sabdho
  • File                     : MP3, 32kbps /44100 Khz/ 16 file a 16 mb

Raden ArjunaSuhandoko (Denpasar)Beberapa waktu yang lalu, Mas Suhandoko (Denpasar) menginformasikan pada saya bahwa beliau telah mengirimkan 3 keping CD yang terdiri dari 1 Lakon Wayang, 1 Cerita Lawak Jadul Warkop, dan beberapa judul ludruk  Kartolo CS yang terdorong oleh keinginannnya untuk berbagi, meminta kepada saya untuk memposting  di blog ini dengan harapan bisa dinikmati oleh lebih banyak para sutresna budaya.  Semua materi dalam CD tersebut sungguh sangat menarik sehingga saya sempat kesulitan, mana yang mesti saya posting lebih dahulu.  Dengan berbagai pertimbangan akhirnya saya putuskan untuk terlebih dahulu memposting KI Narto Sabdo dengan Lakon Banjaran Arjuna 2.

Berbeda dengan Lakon Banjaran yang di bawakan oleh Ki Nartosabdo yang biasanya selesai dengan sekali “tancep kayon”, lakon Banjaran Arjuna terdiri atas 2 seri masing-masing Banjaran Arjuna I dan Banjaran Arjuna 2.  Bajaran Arjuna I menceritakan kisah Arjuna sejak lahir sampai menjelang pernikahannnya dengan Dewi Brata Jaya.  Sedang Banjaran Arjuna II dimulai dari Arjuna menikahi  Dewi Brata Jaya sampai dengan Baratayudha.

Dewi Brata JayaMengulas cerita yang dibawakan Dalang Legendaris semacam KI Nartosabdo seakan menggelar sekian banyak kebaikan yang dirangkai secara runtut sejak talu sampai perang brubuh.  Hampir tak bisa deketemukan kelemahannnya.  Oleh karenanya pada postingan kali ini saya tak hendak mengulas materi pewayangan serta aspek-aspek teknis yang lain tetapi lebih menekankan pada cerita.

Cerita ini dimulai dengan kegelisahan Para pandawa ketika menanti kedatangan Dewi Kunti dari Negara Dwarawati dalam rangka melamar Dewi Brata Jaya untuk dinikahkan dengan Raden Arjuna.  Akan tetapi ternyata Dewi Kunthi Datang dengan membawa berita yang tidak menggembirakan.  Hal ini disebabkan persyaratan yang diajukan oleh Prabu Baladewa sungguh diluar dugaan Para Pandhawa.  Dewi Brata Jaya bersedia dipersunting oleh siapapun pria yang mampu menyediakan

  1. Pangarak temanten dari Amarta ke Dwarati harus naik Kereta Kencana yang ditarik kuda raksasa.
  2. Pesta penganten harus dilaksanakan di balai kencana yang “saka sak domas”
  3. Pengarak pengantin harus diiringi Gamelan Lokananta yang berbunyi di angkasa.
  4. Serah terima pengantin harus dilengkapi Kebo Ndanu 140 yang “ pancal panggung”
  5. Abon-abo Suralaya yang berupa kayu klepu dewa ndaru, kembar mayang, gedhang mas pupus cindhe, lombok, terong yang berisi mutiara
  6. Kereta harus dikemudikan oleh kera putih yang bisa menyanyi (ngidung) dan mampu beksa (joget)
  7. Dalam waktu tujuh hari semua persyaratan harus tersedia.  Jika tidak berhasil, maka lamaran De3wi Kunti ditolak.

Semula pendhawa menganggap bahwa persyaratan ini berari penolakan karena hampir semua unsur yang disyaratkan  hampir tak mampu di wujudkan.  Akan tetapi Resi Wiyasa memandang persyaratan itu justru menguntungkan Pendhawa, karena hampir semua syarat tadi dimiliki oleh Pandawa.

Yang menarik dari jawaban atas pertasyaratan tadi, ternyata selesai ditangan Semar dan Anoman, yang merupakan representasi dari Kawula Alit dan Rohaniwan.  Semar drekomendasikan oleh Abiyasa untuk dimintai pertimbangan sebagai simbol wong cilik. Sedangkan Anoman merupakan simbol manusia yang sudah “menep”.  Merekalah yang pada akhirnya mampu mnyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh para ksatria.

Seperti biasa, KI Narto Sabdo menyisipkan pengetahuan tentang sastra dan budaya jawa secara sangat proporsional ditengah dialog para tokoh yang dengan nyaman dapat anda ikuti.

Selengkapnya, kami persilahkan anda untuk menikmati salah satu karya besar dari seniman yang belum ada tandingannnya, Ki Narto Sabdho dalam Lakon Banjaran Arjuna II.  Selamat Menikmati……….

  1. Banjaran Arjuna 2_01
  2. Banjaran Arjuna 2_02
  3. Banjaran Arjuna 2_03
  4. Banjaran Arjuna 2_04
  5. Banjaran Arjuna 2_05
  6. Banjaran Arjuna 2_06
  7. Banjaran Arjuna 2_07
  8. Banjaran Arjuna 2_08
  9. Banjaran Arjuna 2_09
  10. Banjaran Arjuna 2_10
  11. Banjaran Arjuna 2_11
  12. Banjaran Arjuna 2_12
  13. Banjaran Arjuna 2_13
  14. Banjaran Arjuna 2_14
  15. Banjaran Arjuna 2_15
  16. Banjaran Arjuna 2_16 (tamat)

Barangkali diantara anda ada yang kurang familiar dengan 4shared, maka pucuk dicinta  ulam tiba Mas Edy Listanto rekan lain yang “sama buaya”nya dengan Mas Handoko jika sudah ngembug Narto Sabdo yang ditengah kesibukannya juga ngopeni blog edy listanto’s blog) memberikan link yang lain untuk Lakon Banjaran Arjuna 2 di MediaFire. Mangga, silahkan donwload disini

BANJARAN ARJUNA2 (MEDIA FIRE by EDY LISTANTO)

Catatan:

Untuk Mas Suhandoko (Denpasar) dan Mas Edy Listanto

Mewakili rekan-rekan setresna budaya wayang kulit, saya mengucapkan terima kasih atas semua jerih payah dan dedikasinya dalam nguri-uri seni budaya jawa. Ditunggu untuk cerita-cerita selanjutnya.

Oleh: galuh | 31 Oktober 2009

Ki H. Anom Suroto, Anggada mBalela (live)

Wayang Kulit
Sumbangan : Toni Raharjo
Lakon            : Anggada mBalela
Dalang           : Ki H. Anom Suroto
Format          : MP3, 128/ 44100 / 32 kb / 6 file (tamat)

Raden Anggada

ANGGADA MBALELA

oleh : Toni Rahardjo

toni-raharjoAdalah Anggada, yang secara langsung tidak setuju dengan rencana Prabu Rama mengangkat Dasawilukrama menjadi raja sebagai pengganti Prabu Rama kelak. Pendapat Anggoda di pasewakan agung ini dipandang sebagai bentuk ketidaksetujuan Anggada kepada Prabu Rama dan juga tidak mencerminkan tata krama.

Di Pancawati konon bahwa banyak para punggawa dan warganya itu kera tetapi menjunjung tinggi tatakrama. Dan hal ini mendorong Nerpati Sugriwa memberikan hukuman kepada Anggoda, tetapi bukanya gampang menangkap Anggoda, kera yang masih saudara dengan Hanoman ini bahkan membuat pontang panting semua satriya Pancawati, dan untungnya Hanoman segera melerai dan memberi petuah kepada Anggoda dimana letak kesalahanya.

narpati sugriwaAkhirnya selesailah perang bubah ini dengan maunya Anggoda dimasukan pakunjaran oleh Hanoman.

Dengan di masukanya Aggoda di penjara apakah Dasawilukrama bisa segera memimpin negara Pancawati? dan bagaimana akhirnya nasib negara Pancawati ini ? Mari kita dengarkan dengan seksama cerita ini.

Pegeralan yang di langsungkan 2 tahun lalu di kota Kediri ini di hadiri bintang tamu, Cak Diqin, Wiwid dan Sukesi. Sangat kocak dan lucu sekali, tetapi Ki H Anom suroto yang di bantu Prasetyo Bayu aji tetap memperhatikan sanggit ceritanya, dan tentu suluk Ki Haji Anom Suroto yang sangat memukau ini bisa mengobati rindu kita saat melihat pagelaran wayang langsung.

Silahkan download fiel Anggada mBalela (live) pada link dibawah ini

  1. Anggada mBalela 1
  2. Anggada mBalela 2
  3. Anggada mBalela 3
  4. Anggada mBalela 4
  5. Anggada mBalela 5
  6. Anggada mBalela 6

Catatan:

Untuk Mas Toni Rahardjo

Mewakili rekan-rekan setresna budaya wayang kulit, saya mengucapkan terima kasih atas semua jerih payah dan dedikasinya dalam nguri-uri seni budaya jawa. Ditunggu untuk cerita-cerita selanjutnya.

Oleh: galuh | 26 Oktober 2009

Ki Ageng Mangir (MP3 Ketoprak Mataram)

Cover Ki Ageng MangirMangir adalah sebuah kademangan diwilayah Kerajaan Mataram.  Kademangan adalah sebuah wilayah , yang membawahi lurah (Kalau sekarang  setingkat Kecamatan) yang dipimpin oleh seorang Demang yang keberadaannya hanya mencakup aspek administratif.  Karena  sejauh ini belum ada referensi yang mengisahkan adanya proses pemilihan demang.  Itu artinya, demang “ditunjuk” oleh Raja dan dia hanya memiliki kekuasaan secara “administratif” (mungkin dapat diistilahkan dekonsentrasi).  Keberadaanya adalah sebagai wakil pemerintah pusat.

Tetapi tidak demikian dengan Kademangan Mangir.  Ki Ageng Wanabaya (yang kemudian dikenal dengn sebutan Ki Ageng Mangir) telah mendapatkan kewenangan memimpin Mangir sebagai “ daerah perdikan” (secara terminologis berasal dari kata “merdika”).  Itu artinya ki Ageng Mangir juga memiliki kekuasaan otonomi dan bukan hanya masalah “adminstratif” belaka.  Atas dasar itulah, maka Ki Ageng Mangir merasa punya hak untuk tidak tunduk dibawah perintah mataram.  Obsosesinya adalah untuk membawa Mangir menjadi daerah merdeka.  Bebas dari perintah Mataram.

Postingan saya kali ini adalah Berupa Ketoprak Mataram dalam format MP3 yangmenceritakan babak akhir dari sepak terjang KI Ageng Mangir dalam upayanya mendirikan wilayah merdeka.  Akan tetapi menarik pula untuk disimak adalah latar belakang Ki Ageng Mangir sendiri yang jika meruntut pada Babad Tanah Jawa ternyata menimbulkan kontroversi yang sampai saat ini (konon) masih “gayeng” dalam perbincangan di kalangan arkeolog, sejarawan dan budayawan.

Bukan berlebihan memang apabila memperbincangkan Babad Mangir khususnya dan Babad Tanah Jawa pada umumnya harus pula mempertimbangkan aspek budaya.  Bukan dari aspek sejarah dan arkeologi semata.  Babad Tanah Jawa bukanlah kepingan artifak dan lembaran-lembaran naskah saja.  Ia adalah sebuah sebuah catatan budaya yang punya jiwa. Lihatlah batapa Babad Mangir masih juga menimbulkan tanya.

Alkisah, pada saat  Kademangan Mangir dilaksanakan acara “bersih desa”, semua warga masyarakat berkumpul  dan begotong royong untuk membantu.  Laki-laki, perempuan, tua, muda, semua terlibat dalam hajatan tersebut.

Seorang gadis yang turut serta dalam kegiatan itu lupa tidak membawa pisau sehingga praktis tak ada yang dapat ia kerjakan.  Melihat hal itu, Ki Ageng Mangir meminjamkan keris saktinya kepada sang gadis agar bisa ikut membantu kegiatan di dapur (jw: rajang-rajang) tetapi dengan satu pesan (wewaler) agar keris itu tidak dipangku (diletakkan di pangkuan). Celakanya karena asyik membantu sang gadis lupa dan tanpa sengaja keris ki ageng mangir dipangku. Akibatnya saunggu diluar dugaan.  Karena kesaktian keris KI Ageng Mangir,  si gadis hamil.  Lalu   atas kawicaksanan (kebjkasanaan dan kemurahan hati) ki Agemng Mangir, si gadis tidak dihukum tetapi diasingkan ke tengah hutan.  Selesai?

Belum.  Akibat melanggar wewalerdari KI Ageng Mangir, maka ketika lahir bayi yang dikandung sang gadis tidak berwujud manusia, tetapi berwujud seekor ular yang kemudian diberinama Baru Klinting.  Makin hari, Baru Klinting tumbuh semakin besar an pada saatnya menayakan siapa  ayahnya.  Sang ibu menceritakan sebab musabab kelahirannya.  Atas dasar itu, baru klinting menganggap bahwa ayahnya adalah Ki Ageng Mangir.  Maka Berangkaltah ia ke Mangir untuk mendapatkan pengakuan sebagai anak.

Perjalanan Baru Klintingpun merupakan bagian cerita yang tak kalah menarik dimana dia melewati legenda “Terjadinya Rawa Pening” dan seterusnya.  Tapi saya tak hendak menceritakan itu karena fokus cerita dadalah Ki Ageng Mangir yang cuma 1 kaset.  Jadi untuk mengimbanginya saya rasa perlu untuk membuat ilustrasi yang relatif panjang :)

Singkat cerita, baru klinting sudah menghadap kepada Ki Ageng Wanabaya di Kademangan Mangir.  Ki Ageng Mangir bersedia menerima Baru Klinting sebagai anak, dengan syarat Baru Klinting sanggup bertapa melingkari Gunung Merapi dengan tubuhnya.  Baru Klinting sanggup dan dia mulai melingkarkan tubuhnya di gunung Merapi.  Sayang, panjang tubuhnya tadak cukup untuk melingkari gunung Merapi, hanya kurang setangah depa.  Maka untuk melengkapinya, Baru Klinting menjulurkan lidahnya agar tercapai syarat yang diajukan Ki Ageng Mangir.  Pada saat lidahnya terjulur itulah, maka Ki Ageng Mangir mencabut pedang dan memotong lidah Baru Klinting.  Potongan lidah berubah menjadi tombak sakti bermata dua yang kemudian diberinama Kyai Baru Kuping.

Disinilah peran sastrawan dan budayawan untuk menggali makna yang tersirat dalam cerita Babad Mangir tersebut.  Manusia jaman sekarang akan dengan mudah dan berani “menterjemahkan” cerita tersebut dalam versi dunia modern yang sangat permisif  dan rasional.

Jelasnya, tidak ada keris yang dipinjamkan Ki Ageng Mangir kepada sang  Gadis dengan sebuah pesan agar keris tidak dipangku.  Yang ada adalah perbuatan tidak senonoh yang dilakukan oleh seorang demang kepada salah satu warganya (yang kebetulan cantik) yang mengakibatkan hamilnya sang Gadis.

Tidak ada kelahiran seekor ular dari rahim seorang gadis.  Yang ada adalah aib.  Maka ketika Baru Klinting (bersama ibunya, tentu) meminta pertanggung jawaban pada Ki Ageng Mangir, jawabnya adalah “memotong lidah”  mereka agar tidak menceritakan kepada siapapun.

Lalu tidak ada Lidah Ular yang berubah menjadi Pusaka Tombak Sakti.  Yang ada hanyalah bahwa lidah / pengakuan anak itulah yang sekarang menjadi “turf”, kartu sakti, sehingga dimata Panembahan Senapati, Ki Ageng Wanabaya tetap bersih.  Maka “tombak sakti Kyai Baru Kuping” itulah yang dibawa menghadap Panembahan Senapoti tatkala ia akan melamar Nyi Pambayun.

Tapi kenapa cerita harus disamarkan dan dibesut sedemikian rupa untuk sorang pemberontak bernama Ki Ageng Mangir Wanabaya? Ya, karena bagaimanapun juga Ki Ageng Mangir Wanabaya adalah menantu Panembahan Senapati Ing Alaga Peneteg Sayidin Panatagama Kalipatulah, Raja Mataram.  Dan bayi yang dikandung Nyi Pambayun mengalir darah Raja Mataram.  Budaya Jawa menjawab dengan tegas : MIKUL DHUWUR MENDHEM JERO.

Selanjutnya kembali pada kebijksanaan anda untuk menilai.  Yang jelas satu lakon ketoprak dengan penggarapan dan pembawaan yang nyaris sempurna oleh Keluarga Ketoprak Mataram Sapta Mandala Kodan VII Diponegoro, saya persembahkan untuk anda nikmati……………..

  1. Ki Ageng Mangir 1
  2. Ki Ageng Mangir 2
  3. Ki Ageng Mangir 3 (tamat)
Oleh: galuh | 21 Oktober 2009

Bontotan Setan Putih (MP3 Ketoprak Mataram)

kerisCerita ini berlatar belakang Kerajaan Mataram dibawah Sultan Agung Hanyakrakusuma.  Kala itu Kerajaan Mataram tengah menghadapi masalah serius yang disebabkan oleh pemberontakan Adipati Encik Simail dari Kadipaten Pandhanaran.

Obsesi Sultan Agung untuk mempersatukan tanah jawa terganjal oleh adanya pemberontakan ini.  Oleh karena itu ia mengutus Tumenggung Alap-alap disertai prajurit pilihan untuk menyelesaikan masalah dan memadamkan pemberontakan Adipati encik Simail, akan tetapi belum mendaptkan hasil. Kekuatan pasukan binaan Encik Simail semakin mengkhawatirkan kedudukna Sultn Agung Hanyakrakusuma.

Keadaan semakin gawat ketika muncul seorang pemuda desa bernama Prasetya yang bersedia menaklukkan Adipati Encik Simail.  Atas saran para penasihat kerajaan maka disusunlah rencana memadamkan pemberontakan Adipati Pandhanaran dengan melibatkan Prasetyo sebagai tokoh utamanya.

Kali ini kembali kita disuguhi permainan hebat dari para “empu” ketoprak yang tergabung dalam Keluarga Kethoprak Mataram “Sapta Mandala” pimpinan Bagong Kussudiharjo.  Adapun pemain yang mendukung cerita ini adalah :

  1. Sultan Agung (Marjiyo)
  2. Singaranu (Ig Wahono)
  3. Tumenggung Alap-alap (Miyanto)
  4. Adipati Encik Simail ( Pujo)
  5. Patih Mamabun (Suyatin RH)
  6. Prasetyo (Widayat)
  7. Sepranti (Marsidah)
  8. Abdi (Prapto, Cokro)
  9. Rewang (Endang)
  10. Pajineman (Kasimin, Giyarto)

Silahkan download dan Selamat Menikmati ;

  1. Bontotan Setan Putih 1
  2. Bontotan Setan Putih 2

mahesa_jenarKarena sampai saat ini saya belum juga mendapatkan lakon baru dalam sequel Mahesa Jenar, Nagasasra Sabuk Inten maka sejauh ini saya belum membuat posting baru terkait dengan cerita tersebut.  Beruntung beberapa hari lalu saya sempat mampir ke toko kaset untuk melihat apakah ada perkembangan baru.  Benar saja, kendati cuma 2 judul tapi bagi saya cukup sebagai pengobat rindu dan (barangkali) sebagai referensi untuk menyambung cerita Mahesa Jenar yang “mlumpat-mlumpat” itu.

Kaset yang pertama, berjudul Samparan Nebus Dosa.  Dalam episode ini Masih berkisah tentang Wirasaba yang menderita sakit lumpuh  sementara isterinya dilarikan oleh Samparan.  Akan tetapi, diluar dugaan ketika isterinya pulang,  Wirasaba menanggapinya dengan dingin karena dia dibakar rasa cemburu kepada Samparan.  Padahal sebenarnya isterinya masih suci.  Lalu datanglah Samparan yang langsung menghina dan menantang Wirasaba hingga terjadi pertarungan diantara mereka.

Kaset yang kedua, berjudul Mahesa Jenar Tanding.  Cerita ini adalah episode sebelum Wirasaba Liwung.  Dalam episode ini diceritakan saat Rara Wilis dilarikan oleh Jaka Soka.  Beruntung dapat diselamatkan oleh Mahesa Jenar, bahkan setelah dibantu oleh Lawa Ijo sekalipun. (Terima kasih dan mohon ijin kepada design.javaforesight.com untuk ilustrasinya)

Nah untuk berikut ini adalah lakon Mahesa Jenar yang saya dapatkan beberapa hari lalu, yaitu Samparan Nebus Dosa dan Mahesa Jenar Tandhing. Selamat menikmati………………..

Oleh: galuh | 19 Oktober 2009

Ki Narto Sabdo, Abimanyu Krama

raden-angkawijayaKacariyos  Raden Lesmana Mandrakumara Satriya ing Sarojabinangun, Pangeranpati Kraton Astina nembe ketaman kunjana papa dhumateng rajaputri Dwarawati ingkang asesilih Siti Sundari.  Siyang ndalu tansah gandrung kapirangu lan mothah dhateng ingkang rama Prabu Duryudana nyuwun kadhaupaken kaliyan atmaja putri Prabu Sri Bathara Kresna kasebat.

raden-lesmana-mandrakumaraAwrat tinangisan ingkang putra, Sang Prabu Duryudana utusan Patih Sangkuni kinen lumawat dhateng Dwarawati ingkang saperlu ngebun-ebun anjang anjejawah sonten ngaturaken nawala panglamar konjuk Prabu Kresna, ingkang lajeng paring karampungan, bilih panglamaripun Prabu Duryudana katampi inggih dereng, katampik inggih mboten amargi sanadyan purba wonten Prabu Kresna, ananging wasesa wonten ingkang anglampahi, inggih punika Siti Sundari.  Wosipun Sang Putri sagah lelados dhateng sinten kemawon priya ingkang saged minangkani bebanaipun ingkang arupi Patah Sakembaran ingkang sulistya ing warni ingkang mandhap saking aldaka.

Bebeg penggalihipun Prabu Duryudana nalika bab punika kaaturaken dening patih Sengkuni nuju pasewakan ageng Nagari Astina.  Ewasemanten, Pandhita Durna malah manggalih benten.  Bebana ingkang kasuwun dening Siti Sundari dhapur nami limrah.  Amargi putri pinunjul mekaten tertamntu anggadhahi pepinginan ingkang ing tembe tertamtu wonten pigunanipun.  Mila badheya kados pundi Pandhita Durna saha Adipati Karna badhe budidaya amrih kasembadan pangajabipun Raden Lesmana Mandrakumara.

siti_sundari_soloNgantos tancep kayon paripaosipun, Raden Lesmana Mandrakumara mboten kalampahan dhaup kaliyan Siti Sundari amargi kados kita mangertosi, Siti Sundari  wusananipun dhaup kalyan Satriya Plangkawati, atmajanipun Raden Arjuna, inggih punika Raden Abimanyu. Ananging ingkang dados pitakenan punapa werdinipun dene bebana ingkang kakersaaken Siti Sundari awujud Patah Sakembaran ingkang mandhap saking aldaka.  Lajeng sinten putri kembar kalawau lan punapa sambetipun kaliyan Raden Abimanyu lan Pendhawa mliginipun.  Lan ingkang langkung wigatos, ilmu lan kawruh enggal punapa ingkang badhe binabar dening Ki Narto Sabdo ing lampahan punika???

Kados ingkang sampun-sampun, KI Nartosabdo nggancangaken cariyos punika kanthi runtut, meh mboten wonten sisipipun.  Wiwit  talu ngantos tancep kayon prasasat mboten wonten bageyan ingkang mboten penting.  Sedaya adegan katingal  gesang lan kraos bobotipun.

Pagelaran ing pendhapi agung negari Astina upaminipun. Dupi midhanegt pelapuranipun Patih sengkuni, ketingal bebeging panggalih sang prabu lan aturipun Pandhita Durna ngarih-arih sang prabu ketingal gesang lan “masuk akal”.  Ki Narto Sabdo ugi mboten kaseupen  nglebetaken piwucal lan pangertosan enggal babagan sastra lan budaya jawi kalebet ilmu unggah-ungguh ing sela-selaning “dialog”.

Jangkeping lampahan ingkang awujud file MP3 punika saged panjenengan undhuh ing blog Mengenang Ki Nartosabdo.  Ngiras pantes antur uninga dhumateng para sutresna bilih saking eguh pratikel lan budidayanipun kadang kula Mas Prabu, Mas Edy Listanto, Mas Widjanarko lsp sampun kepareng atur pisungsung kanthi mbangun blog mligi kangge “Mengenang KI Narto Sabdo”

Jangkep ngengingi lampahan Abimanyu krama saged panjenengan undhuh ing MENGENANG KI NARTO SABDO.

Mugi ndadosaken uninga.

Oleh: galuh | 18 Oktober 2009

Bram Aceh, MP3 Keroncong

bram aceh

Mas WahyudionoMasih dari Mas Wahyudiono, pilot yang pemakan segala.  Sekali lagi, saya sempat dibuat kagum oleh teman saya yang satu ini.  Sejauh yang saya tahu dia masih “glibat-glibet” diantara wayang kulit, klenengan, ketoprak dan  jazz.  Tapi diluar itu ternyata dia “buaya” juga.  Apresiasinya pada musik akhirnya menyinggung  keroncong.  Tiba-tiba saja dia mengirimkan satu sekeranjang file musik keroncong yang lumayan “langka’ dari buaya kelas kakap Bram Titaley, atau yang lebih kita kenal sebagai Bram Aceh.

Entah dia convert dari kaset pita atau menggunakan “aji pamungkas’ copy-paste, saya tidak tahu.  Yang jelas ripping audionya lumayan bagus, sehingga aroma keroncongnya benar-benar menyengat.  Dia belum sempat memberikan ijin ketika saya dengan tidak sabar segera memposting dan berbagi kepada anda di blog ini.

Bram adalah penyanyi tiga zaman yang mengesankan. Selama hidupnya dia dikenal penyanyi serba bisa yang mampu menyanyikan segala jenis irama musik dengan baik. Dan musik keroncong telah mempopulerkannya “Aceh” ini sebagai seorang bintang dalam seni suara. Sejak 1930-an ia telah menjadi penyanyi ternama di Indonesia yang menyandang predikat “Buaya Keroncong”.

“Dia memadukan Hawaiian dengan keroncong. Karena itulah dia bisa eksis. Pada waktu keroncong secara an sich jadi dia ada disitu. Waktu Hawaiian mendorong keroncong dia pun ada di Hawaiian. Dia serba bisa. Lagu-lagu etnis Ambon, Maluku, jago dia. Cuma namanya dia terkenal ‘Buaya Keroncong’. Lagu-lagu pop Ambon dia sangat hebat. Jadi bukan hanya keroncong, Hawaiian, pop Ambon… …..” aku Bob Tutupoli. Kekaguman serupa diakui oleh sang cucu Harvey Malaiholo, “Kakek saya ini seorang legenda karena sampai hayatnya memegang teguh prinsip hidup beliau sebagai penyanyi, meskipun beliau melewati masa-masa sulit.”

Bagi Bram, menyanyi adalah panggilan hidup. Menyanyi menjadi bagian hidup yang paling berarti baginya. Kecintaannya pada menyanyi, terutama lagu-lagu keroncong, tidak pernah memudar. Meski kesulitan hidup kerap menderanya, menyanyi membuat dirinya bersemangat menjalani hidup. Ia adalah simbol ikhtiar kegigihan seorang penyanyi yang setia pada jenis musik pilihannya, yaitu keroncong yang terus terpinggirkan. (selengkapnya di http://www.tamanismailmarzuki.com/tokoh/bramtitaley.html)

  1. Bunga Anggrek
  2. Dibawah Sinar Bulan Purnama
  3. Gema Irama
  4. Hanya Engkau
  5. Mawar Sekuntum
  6. Moresko
  7. Pasar Gambir
  8. Rayuan Kelana
  9. Schoon Ver van You
  10. Salabintana
  11. Tanah Airku
  12. Telaga Biru
  13. Telomoyo
  14. Terkenang-kenang
Oleh: galuh | 18 Oktober 2009

Orkes Sinten Remen

Orkes Sinten remenSinten Remen secara harfiah berarti Siapa Mau. Entah kenapa nama ini diambil untuk sebuah kelompok musik yang menurut saya “benar-benar musik”.  Ia bisa hidup diantara banyak bebunyian yang sebelumnya tabu dikawinkan.  Sinten Remen menempatkan diri sebagai kelompok musik progressif yang “nyegele”.

Dari segi konsep, Sinten Remen tak terlalu istimewa karena banyak kelompok musik semacam ini lahir.  Dia berupaya membuat musik progressif berbasis keroncong yang ternyata berhasil.  Dari segi konten dan materi, kelompok ini benar-benar padat.  Personil yang berada dibelakang Sinten Remen juga bukan orang sembarangan.  Mereka adalah musisi idealis yang kaya ide.  Maka lengkaplah Sinten Remen sebagai musik progrsif aternatif.

Jadug Feriyanto yang menjadi master dari orkes ini telah banyak dikenal sebagai musisi idealis yang kaya pengalaman.  Untuk lebih mengenal Jadug dan Sinten Remen, berikut dadalah kutipan dari Wikipedia:

Gregorius Djaduk Ferianto (lahir di Yogyakarta, 19 Juli 1964; umur 45 tahun) adalah seorang aktor dan seniman musik Indonesia. Ia adalah anak bungsu dari Bagong Kussudiardja, koreografer dan pelukis senior Indonesia, terlahir dari Ibu bernama Soetiana. Sejak tahun 1972, Djaduk sering menggarap illustrasi musik sinetron, jingle iklan, penata musik pementasan teater, hingga tampil bersama kelompoknya dalam pentas musik di berbagai negara. Ia bersama kelompoknya terkenal dengan eksplorasi berbagai alat dan benda sebagai instrumen musiknya.

Terlahir dengan nama Guritno, pemberian pamannya. Ayahnya, Bagong Kussudiardjo mengganti namanya dengan Djaduk yang artinya unggul. Ia selalu ditemani radio yang sering menyiarkan pertunjukan wayang. Tidak lupa juga buku cerita wayang yang selalu ada di sampingnya. Kemudian ia bercita-cita menjadi dalang, bahkan pernah belajar mendalang. Lingkungan masa kecilnya di Tedjakusuman, Yogyakarta yang dekat dengan kesenian sangat mendukung karirnya di bidang musik, juga teater.

Djaduk pernah mendirikan Kelompok Rheze yang tahun 1978 pernah dinobatkan sebagai Juara I Musik Humor tingkat Nasional, mendirikan Kelompok Musik Kreatif “Wathathitha”. Pada tahun 1995, bersama dengan Butet Kertaredjasa dan Purwanto mendirikan Kelompok Kesenian Kua Etnika, yang merupakan penggalian atas musik etnik dengan pendekatan modern. Pada tahun 1997, Djaduk mengolah musik keroncong dengan mendirikan Orkes Sinten Remen.

Salah satu hal yang pernah mengganjal Djaduk adalah label lokal dan nasional. Ia mengalami diskriminasi itu sejak 1979. Djaduk baru bisa masuk industri (nasional) tahun 1996, setelah nongol di Dua Warna RCTI. Maka ketika Djaduk banyak mendapat job tingkat nasional, ia tetap bertahan sebagai orang lokal. Tak akan menetap atau ber-home base Jakarta, meski frekuensi tampil di ibukota sangat tinggi. Djaduk dan kelompoknya tetap di Yogya.

Bagi yang ingin menikmati, Orkes Sinten Sinten Remen, dapat mengunduh pada link berikut:

  1. Antibiotik
  2. Buatlah Cinta Jangan Perang
  3. Celana Dalammu
  4. Cup Menenga, Mbakyu!
  5. Generasi Neon
  6. Janji Palsu
  7. Kere Trndy
  8. Komedi Putar
  9. Kucari
  10. Maling Budiman
  11. Malioboro Sexy
  12. Moy
  13. No No No Yes
  14. Nyuwun Pamit Tansah Wilujeng Saras
  15. Pak Ketipak Tipung
  16. Patah Hati
  17. Priyayi Baru
  18. Reformasi Baru
  19. Sorry, Tak Dipinjamkan
  20. Tu La Lit
  21. Yang Penting Happy
Oleh: galuh | 18 Oktober 2009

Anom & Bayu, Asmarabumi (Video)

asmarabumiBeberapa Waktu yang lalu, saya pernah memposting Wayang Kulit dengan lakon Asmarabumi dengan dalang KI H. Anom Suroto dan Pamungkas Bayu aji dalam Versi Audio, maka kali ini kami persembahkan lakon tersebut dalam versi video.

Saya merasa perlu memposting lakon tersebut, lebih karena peran M Pamungkas Prasetya Bayu Aji, yang kala itu berusia 11 tahun.  Jika anda menyaksikan pementasan Dalang M Pamungkas Bayu Aji saat ini, barangkali anda sudah melihat potret dalang idaman yang boleh jadi (jika dibandingkan dengan Anom Suroto), bayu hanya kalah masalah pengalaman dan “rasa”.  Selebihnya, bayu mengungguli bapaknya.

Nah, saya bermaksud membawa anda kembali ke masa kanak-kanak Mas Bayu sehingga anda dapat melihat betapa darah dalangnya memang mengalir sejak dia masih kanak-kanak.

Seperti biasa, sayamengconvert file saya tersebut ke format flv sejumlah 5 folder untuk memperkecil file agar anda lebih mudah mengunduhnya

  1. Anom & Bayu, Asmarabumi 1
  2. Anom & Bayu, Asmarabumi 2
  3. Anom & Bayu, Asmarabumi 3
  4. Anom & Bayu, Asmarabumi 4
  5. Anom & Bayu, Asmarabumi 5


Oleh: galuh | 14 Oktober 2009

Format Factory, Konversi Untuk Semua File

Format Factory InterfaceDengan banyaknya gadget multimedia dengan dukungan file yang puluhan jenisnya, maka kadangkala konversi file menjadi sebuah kebutuhan yang tak terelakkan.  Belum lagi untuk kepentingan yang bersifat khusus yang mengharuskan kita  mengubah jenis file yang kian hari kian beragam jumlah dan jenisnya.

Katakanlah, untuk file video dikenal beberapa jenis.  Mulai dari mp4,  3gp, flv, avi, wmv, dan sebagainya .  Sedangkan untuk file audio dikenal mp3, wma, flac, aac, amr dan sebagainya.  Celakanya, tidak semua player bisa mengeksekusi dan menjalankan file tersebut dengan baik.  Belum lagi format  gambar yang jenisnya semakin beragam, misalnya JPG, PNG, BMP, ICO dan lain-lain yang kesemuanya membutuhkan penanganan dengan komprehensif yang -sekali lagi- kadangkala diperlukan konversi ke jenis tertentu agar bisa dibaca dan dijalankan oleh player atau perangkat yang kita miliki.

Ada puluhan bahkan ratusan perangkat lunak aplikasi untuk konversi file, baik yang gratis maupun yang berbayar yang bisa kita temukan, akan tetapi kebanyakan (terutama yang gratis) belum mendukung banyak format sekaligus. Kalau toh ada, interfacenya relatif sulit dan file aplikasinya besar sekalipun keluarannya berkualitas baik.

Sebagai referensi untuk anda pertimbangkan, berikut ini kami perkenalkan Format Factory, All Files Converter, yang dapat anda download disini atau di situs reminya di http://www.formatoz.com/download.html.  File ini berekstensi rar dengan ukuran 18,057 KB.  Oleh karena itu, di komputer anda harus terlebih dahulu terintal WinRAR, WinZIP, 7Zip atau yang sejenisnya untuk membongkar file rar Format Factory tersebut.

Software Format Factory, All Files Converter ini dapat mengkonversi  hampir semua file Viedo, Audio, Images, DVD/CD ROM Tool, Iso, Merge (Penggabung) Video, audio dsb.

Instalasi dan Aplikasi

  1. Download Format Factory, All Files Converter.
  2. Buka / doble klik / Ekstrak hasil download dalam bentuk rar tersebut.
  3. Buka / dobel klik FF Setup 1.70.exe
  4. Tentukan direktori instalasi dengan mengklik browse (atau biarkan saja, karena secara otomatis akan terinstal di C:\Program files\Format factory)
  5. Pilih / klik Install dan biarkan proses instalasi berjalan.
  6. Jika sukses, anda akan berhadapan dengan interface seperti ini
  7. Di Bar bagian atas anda bisa menentukan bahasa (termasuk antarmuka bahasa Indonesia)
  8. Di bagin kiri dapat anda pilih berbagai jenis file video, audio, gambar dan sebagainya.
  9. Selanjutnya, kami persilahkan anda untuk mengeksplorasi dan merasakan kemudahan yang datawarkan oleh Format Factory.

Selamat mencoba…………….

Oleh: galuh | 13 Oktober 2009

Shakatak, Jazz yang Gampang Dicerna

ShakatakSumbangan : Wahyudiono

Beberapa waktu yang lalu, saya hanyut dalam rangkaian ritual “chatting” di facebook dengan Mas Wahyudiono, seorang pilot yang “doyan apa saja”, mulai dari klenengan, wayang kulit sampai kethoprak.  Untuk musik modern, dia menyukai jazz.  Pembicaraan kami berujung pada permohonan saya untuk dia berkenan berbagi MP3 Shakatak yang ternyata dipenuhinya juga beberapa hari kemudian.  Setelah saya download kemudian saya nikmati. Sebagaimana definisi yang dikemukakan oleh Aristoteles bahwa Musik bunyi yang dibuat atau ditimbulkan secara sengaja oleh seseorang atau sekelompok orang yang bisa diterima oleh individu dengan pemahaman yang berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang., yang dapat menenteramkan hati dan menumbuhkan jiwa patriotisme maka Shakatak memenuhi hampir semua syarat tentang sebuah musik.

Kendati saya telah lama mendengar Grup Musik ini, ternyata saya baru menyadari bahwa refernsi saya tentang Shakatak sangat jauh dari kata cukup.  maka saya browsing untuk sekedar memberikan sedikit ilustrasi tentang grup musik hebat ini.

Grup Musik Shakatak, yang terdiri dari Bill Sharpe (pianis), Roger Odell (drum), Jill Saward (vokalis), George Anderson (gitar bass), Keith Winter (gitar). Grup musik yang beraliran Jazz / Funk yang telah terkenal di dunia ini lahir di Inggris.

Mereka telah mengadakan konser-konser berkaliber taraf internasional, namun mereka juga pernah mengadakan konser pada momen-momen penting dunia seperti waktu Jerman Barat dan Jerman Timur bersatu pada tahun 1989, Pesta Millenium di Cape Town, Afrika Selatan pada tahun 2000, dan di Japan’s Budoken Hall yang memenangkan Silver Award di Tokyo International Song Festival.

Musik-musik mereka juga memenangkan award untuk kategori “Best Instrumental Album” selama 3 tahun berturut-turut, album-album Shakatak juga sering memasuki “Top 20” di Inggris.

Tapi setelah beberapa tahun kemudian, gitaris Keith Winter sakit keras dan terpaksa mengundurkan diri dari Shakatak. Namun ia tetap memberikan kontribusi yang besar bagi kelanjutan band Shakatak pada masa-masa kini. Karena ia memiliki keahlian Web design, ia turut serta dalam pembuatan website official Shakatak, www.shakatak.com .

Setelah tinggal tersisa 4 orang dalam Shakatak, Shakatak sering melakukan konser kolaborasi maupun CD kolaborasi dengan pemain-pemain musik lain seperti Jacqui Hicks, Al Jarreau,Debb Bracknell,dan Alan Wormlad. Shakatak telah melakukan konser-konser secara berkala di Inggris, Eropa, dan juga negara-negara di Asia.

Bahkan walaupun Shakatak termasuk golongan band “jadul” dan lama, namun eksistensi mereka tetap bertahan dan mereka tetap dinanti oleh jutaan fans mereka dari seluruh dunia. Itulah mengapa band Shakatak belum siap hengkang dari dunia permusikan dan tetap bermain ketika band-band yang lainnya banyak yang sudah bubar dimakan usia.

Gaya musik mereka juga terus mengikuti evolusi selera musik modern, sehingga tidak ditinggalkan oleh para generasi baru. Sifat merekayang bebas berekspresi dan tidak kolot terhadap hanya satu aliran musik saja inilah yang membuat mereka tetap ada sampai sekarang. (dikutip dari http://vibizlife.com/music_biography_details.php?awal=40&page=5&id=1393&pg=music_biography)

Album terakhir shakatak menyertakan gitaris mezzoforte , fridrik karlson . ternyata begitu ceritanya . sebagai perbandingan saya upload juga album shakatak tanpa keith winter (catatan wahyudiono)

Berikiut ini beberapa judul lagu dari Shakatak yang bisa anda download dan nikmati.

  1. City Rythm
  2. Day By Day
  3. Easier Said Than Done
  4. Something Special
  5. Brazilian Down
  6. Mr. Manisc and Sister Cool
  7. Dr! Dr!
  8. Night Birds
  9. Streetwalkin’
  10. Time Of My Life
  11. Invitations
  12. Walk The Walk
  13. Stranger
  14. Turn The Music Up
  15. Dark Is The Night
  16. If You Could See Me Now
  17. Don’t Blame It On Love
  18. Watching You
  19. Untuk lagu Shakatak yang lebih lengkap lagi, dapat anda download disini
Oleh: galuh | 9 Oktober 2009

Mengenal Beberapa Layanan Foto Editing Online

Awalnya, ketika saya harus istirahat setelah nulis sedikit materi pekerjaan (waahh… gayane), saya browsing  Eyang Google untuk mencari layanan editing photo sebagai ilustrasi dari pekerjaan saya tersebut, saya mampir dibeberapa situs yang memberikan layanan gratis guna memanipulasi gambar (kerennya: Image Editing).

Dengan kata kunci “free photo editing online”, saya menemukan banyak alamat yang memberikan layanan itu.  Secara keseluruhan, effect editing yang diberikan tak jauh berbeda.  Yang membedakan hanya masalah prosedur dan kelengkapan template saja.

Kemudian iseng-iseng beberapa wajah teman, saya obok-obok dengan free online photo editing lalu saya upload ke facebook.  Saya tidak tahu bagaimana sebenarnya tanggapan mereka, tetapi secara umum mengira sayalah yang mebuat editing atas gambar-gambar tersebut, bahkan ada yang mengtakan kreatif.  Padahal, saya hanya klak klik sesuai yang diperintahkan layanan online tersebut.

Nah untuk tidak membuat penasaran, berikut ini adalah beberapa situs yang menyediakan layanan editing foto secara gratis dengan streaming yang relatif cepat, sementara anda mencari di situs-situs yang lain untuk (kalau berkenan) disharing kepada saya:

1.  PIZAP (http://www.pizap.com/)

Layanan photo editing ini sangat mudah aplikasinya.  Setelah anda masuk ke situsnya, silahkan mendaftar dengan username, pasword, email seperti biasa dan langsung anda bisa upload foto, jangan lupa lakukan sedikit eksperimen disana, klak-klik, dan hasilnya langsung dapat dinikmati untuk di download. Ini adalah kreasi  Pizap

tom cruisetom cruiseaaa

2. HAIRMIXER.( http://hairmixer.com/)

Hair mixer adalah layanan untuk memanipulasi wajah dan bentuk / tatanan rambut.  Seelah anda menunjungi situs, anda langsung bisa mengupload gambar anda untk dilakukan sedikt manipulasi dan bentuk wajah yang anda inginkan.  Tanpa penjelasan, silahkan anda berkreasi. Inilah hasilnya

hairmixer1

3. LOONAPIX (http://www.loonapix.com/)

Diwebsite ini menyediakan bermacam-macam effect photo yang terbagi dalam 4 kategori yaitu Picture effect, face effect, foto effect , foto fame dan foto trim.  Anda tak perlu mendaftardengan prosedur berbelit-belit, cukup masuk ke websitenya, pilih effect, upload gambar dan selesai.

en-669490802

4. PHIXR (http://www.phixr.com/)

Di website ini anda diharuskan mendaftar dulu.  Tidak apa-apa, karena pendaftarannnya cukup simpel dengan senjata email, password dan username.  Lalu get started, upload foto dan berselancarlah dengan kreasi foto anda.  hasilnya langsung bisa di download.

5. FOTOFLEXER (http://fotoflexer.com/)

Disini anda tak perlu mendaftar, tinggal start, upload foto dan berkreasi dengan fasilitas yang disediakan.  Pilihan untuk eksplorasi cukup banyak, sayang tidak semuanya gratis.  Tetapi tak apalah untuk sekedar menganal editing foto setandard, yang gratis cukuplah.

6. BEFUNKY (http://www.befunky.com/)

Disitus ini anda tak perlu mendaftar, langsung saja upload gambar dan berkreasi.  Hasilnya bisa anda download atau simpan saja di online storage yang disediakan secara gratis oleh situs yang sama.

9016_1114pppp_phixr

7. FUN PHOTOBOX ( http://funphotobox.com/ )

Penyedia layanan online photo editing yang satu ini nampaknya memang agak royal memberikan berbagai fasilitasnya. Mulai dari effect, crop sampai animasi. Bhakan untuk bisa di pasang di dinding facebook pun bukan perkara susah, karena funphoto box akan menuntun anda secara runtut.  Silahkan daftar, dan menikmati kemudahan yang disediakan

FunPhotoBox_700919100886

Puluhan dan (bahkan ratusan) penyedia layanan semacam ini tersedia, baik yang gratis maupun yang berbayar. Anda diberikan kebebasan untuk melakukan eksperiman editing foto dengan berbgai fasilitas sesuai kebutuhan.  Sebagai catatan, hasil editing yang anda lakukan bisa langsung anda link ke blog, friendster dan (tentu saja) facebook.

369157bagongen-1593146849created.at.www.FotoTrix.com.jpge3ace4a44792d2c335a4c9672814e_3201

be funkyphot plexteroMoRSTVjS8a6LF6GU3RJfQ

Silahkan berkreasi, dan apabila belum cukup juga, kunjungi situs2 berikut ini:

  1. Imagic Photo Enhancer
  2. PicArtia
  3. Photo 505
  4. Funny Photo
  5. Dumpr
  6. WriteOnIt
  7. MagMyPic
  8. Hollywood Hair Virtual Makeover
  9. BigHugeLabs Flickr
  10. FaceInHole
  11. Personalized money
  12. Fake Magazine Cover
  13. My Heritage Face Recognition
  14. Poladroid – The easiest and funiest polaroid maker
  15. FotoTrix – Image Generator
  16. Picnik
  17. JpgFun
  18. Dynamic Einstein picture
  19. Photovisi
  20. PixiSnap
  21. Fotocrib
  22. Create Your Own Wired Cover
  23. Blingee
  24. PhotoFunia

Selamat mencoba, semoga bermanfaat………

luppo1Ketika saya memposting masalah Flashdisk, beberapa rekan sempat mampir  dan memberikan tanggapan positif pada materi tersebut.  Beberapa diantaranya menanyakkan tentang kemungkinan menempatkan sebuah software multifungsi, sehingga dengan “senjata” flasdisknya tersebut bias menjalankan banyak aplikasi  yang acap kali diperlukan pengguna computer (baca: non enthusiast).

Dari banyak software yang ada dipasaran (tentunya, yang freeware) nampaknya LUPOPENSUITE dapat anda pakai sebagai referensi.  Pertimbangan saya pada Lupopensuite adalah karena software ini berkapasitas kecil (255 kb) tetapi aplikasi yang dapat dijalankan relative lengkap.  Mulai dari internet, multimedia, graphic, system,  security, office sampai dengan game. Dengan kata lain, dengan menginstal Lupo Pensuite di Flashdisk,  anda sudah bias menjalankan berbagai aplikasi.

  1. Download program sebesar 200 MB ini secara gratis disini
  2. Instal program tersebut dan pastikan anda sudah mengarahkan eksekusinya di Drive Removable Anda ( Flashdisk ). Adapun langkah Instalasinya adalah: Buka Luppensuite .exe yang telah anda download, kemudian pilih Next,  lalu Agree sebagai peretujuan anda. Masuk ke tab instalasi pilih next kemudian pilih bahasa instalasi (hanya ada opsi bahas Inggris). Tab berikutnya adalah pilihan drive dimana anda akan menempatkan instalasi.  Pastikan anda memilih Removable Drive (Drive dimana Flashdisk ditempatkan)  selanjutnya pilih Next dan biarkan instalasi berjalan.
  3. Jika sukses di toolbar aka nada tambahan icon seperti ini.
  4. Klik ikon tersebut dan anda akan dihadapkan pada interface Lupopensuite seperti ini.
  5. Jalankan Luppo pesnsuite dan nikmati kemudahannnya
  6. Hampir semua software standard yang ada butuhkan sudah tersedia disini.  Sehingga anda tak perlu khawatir jika dalam sebuah computer (misalnya, computer kantor) tidak terinstal program yang anda butuhkan, anda tinggal menggunakan software yang tersedia di Flashdisk anda.
  7. Tidak hanya di flash disk, ternyata program ini dapat berjalan dengan cukup lancar ketika saya install di Micro SD yang terpasang di HP saya.  Artinya, dengan min usm anda bias menggunakan HP sebagai pengganti Flash disk.  Tak perlu khawatir, karena lupo pensuite dilengkapi antivirus yang dapat terupdate secara otomatis selama terhubung dengan internet.
  8. Selamat mencoba.

Tulisan Sebelumnya »

Kategori